Dos Attack
Dos merupakan singkatan dari Denial of Service, dalam kamus Denial berarti penolakan, pengingkaran, dan Service merupakan Layanan. Sehingga dapat disimpulkan Denial of Service merupakan penolakan dari pelayanan. Dos Attack adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server maupun mesin dalam suatu Jaringan Internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga layanan yang diberikan komputer tersebut untuk komputer lain (user) akan terganggu (ditolak).
Jenis Serangan Dos (Dos Attack)
1. Lokal Dos
Lokal Dos adalah kegiatan Dos yang dilakukan oleh cracker menggunakan interaksi langsung dengan Console sistem operasi (command promt) / Shell. pada Jenis ini, pelaku dapat melakukan interaksi secara langsung pada Console sistem operasi korban yaitu dengan mengeksekusi perintah – perintah sistem operasi kemudian membuat script yang dapat menghabiskan resource (CPU, RAM, space Disk, kernel, cache, INETD, Swap).
2. Remote Dos
Remote Dos merupakan kegiatan Dos yang dilakukan oleh cracker secara jarak jauh tanpa interaksi secara langsung dengan Console sistem operasi korban. Pelaku Dos melakukan kegiatan Dos dengan menggunakan jaringan komputer dan Internet. Pada Remote Dos, pelaku memanfaatkan kelemahan dari protokol TCP/IP dan kelemahan sistem dari korban.
catatan :
1. TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
Standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi.
2. Cracker
orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang di masuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.
3. Shell (linux)
Program penerjemah perintah yang antara user dengan sistem operasi. Pada umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan, baik perintah internal shell ataupun perintah eksternal shell untuk mengeksekusi suatu file program. Disamping itu, shell memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file dengan menggunakan editor teks, untuk dieksekusi seperti layaknya sebuah program.
4. Command promt (Windows)
Window untuk menjalankan perintah – perintah dengan cara menuliskan perintah yang diinginkan , Command promt ini merupakan standar operasi dari MS-DOS sebelum era Windows. Apabila kita masuk ke DOS Prompt berarti kita sedang menjalankan file CMD.exe.
thank’s Buku Putih Cracker








